Chapter #43 - EMPAT PULUH TIGA

2449 Kata

 CHAPTER #43 EMPAT PULUH TIGA               Nio tiba dibandara. Begitu sampai di gerbang keluar kedatangan dalam negeri, Rostina dan Hans sudah berdiri di samping pagar pembatas.             Nio buru-buru keluar dan berlari menuju mereka. Nio meraih Hans dan memangkunya, kemudian Nio menoleh dan mencium pipi Rostina.             Rostina kemudian melingkarkan tangannya kepinggang Nio, sementara Hans tertawa-tawa di gendongan Nio.             Dudung dan Narti berjalan dibelakang mereka membawa barang-barang bawaan Nio.             “Gimana, mas Nio. Tidak ada keluhan apa-apa lagi?” Tanya Rostina.             “Sudah nggak ada, Ros. Hanya tinggal capek dan rindu saja, sih.”             “Ahh, itu lagi. Meskipun iya.” Jawab Rostina semakin mempererat pegangan tangannya di pinggang Nio.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN