Kelana 64

1042 Kata

"Kenapa kamu tidak menemani Abah dan Ummi?" tanya Fauziah. "Gak usah datang bantuin Mbak, mbak bisa sendiri kok, Dek." "Kayaknya ada yang mau dibicarakan sama Bang Adnan kepada kedua orangtuanya," jawab Kelana. "Kamu gak diikutkan?" tanya Fauziah lagi. Kelana menggelengkan kepala. Kelana mendesah napas halus dan membantu mbaknya menyiapkan makan siang, memotong sayuran. "Lana, ada apa?" tanya Fauziah menyentuh pundak adiknya. Kelana mendongak dan menoleh melihat Fauziah. "Gak ada apa-apa, Mbak," senyum Kelana. Fauziah terdiam ia tidak mencoba bertanya lagi karena ia tahu bahwa Kelanap tidak bisa semudah itu bercerita tentang suaminya, Fauziah mendesah nafas, ia menoleh sesaat dan berkata, "Tadi kan kamu nggak sarapan. Kamu sarapan deh," kata Fauziah. "Lana udah makan sepotong roti t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN