Kelana 65

1700 Kata

Kelana tiba di kantor, ia mendesah napas halus dan melihat kantor divisi yang sudah seminggu ini tidak ia masuki, Kelana dengan kepercayaan diri yang tinggi langsung masuk ke divisi tersebut, lalu duduk dikursi kerjanya. Senyuman terpatri diwajah Panji ketika melihat Kelana sudah datang, Kelana menoleh sesaat melihat Sonia yang saat ini bersedekap di kursi kerjanya. “Wah. Nambah cuti sehari? Sungguh luar biasa,” angguk Sonia. “Maaf, Mbak,” ucap Kelana. “Maaf? Wkwk. Lo minta maaf? Enak ya lo, gajian full tapi cutinya seminggu. Pengen juga tahu kayak gitu,” sambung Sonia. “Apaan sih, Son. Kelana kan cuti nikah, emangnya gak boleh cuti? Lagian aturan di kantor ini yang boleh cuti yang menikah dan yang hamil,” sambung Dion membuat Sonia menoleh melihat Dion. Sepertinya Dion membela Kelana

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN