Kelana 66

1626 Kata

Kelana melihat jam dinding kantornya, Kelana mendesah nafas halus karena seharusnya ia sudah pulang, tapi dia terjebak pekerjaan ini, Kelana tidak tahu apa yang harus ia lakukan, takutnya Adnan malah berpikir macam-macam. Kelana bekerja sembari melihat jam dinding, ia akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan pekerjaan ini, karena siapa lagi yang akan membantunya kalau bukan dirinya sendiri. Sementara yang lainnya sudah pulang tersisa dia, Panji, Tora dan juga Sonia. Panji menoleh melihat kegelisahan Kelana, Panji tahu apa yang Kelana pikirkan saat ini, Kelana ingin cepat pulang dan bertemu dengan suaminya. "Udah lo nggak usah sok jadi pahlawan," kata Tora, dia tahu isi hati Panji. "Apa sih lo, ikut campur aja kerjaannya." "Lo juga harus pulang cepat kan, beberapa hari ini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN