Bagian 32

1008 Kata

Semenjak pertemuan dengan mantan di Turki, Karina tidak berani ke luar dari mansion lagi walaupun bersama Reyhan, entah mengapa dia lebih takut bertemu dengan mantan dibandingkan dengan si peneror waktu itu. “Pelayan ....” Pelayan itu diam tetapi menatap Karina dengan sopan, apakah dia tidak bisa bahasa Indonesia? Tetapi saat itu Karina dengar langsung Reyhan berbicara dengannya pakai bahasa Indonesia. “Kamu kenapa diam?” “Maaf, tapi saya bingung harus panggil apa, jujur saja saya pelayan asli orang Indonesia.” “Walah, jadi cuma kamu doang yang asli orang Indonesia?” Pelayan itu pun mengangguk, dia bagian perdapuran saja, mengurusi semua yang bersangkutan dengan makanan. “Kalau gitu, kamu bisa panggil saya Nyonya. Sama seperti di Indonesia gitu, jangan kaku deh.” “Baik, Nyonya.” “

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN