“Cukup! Hentikan ... kalian berdua nggak ingat umur apa? Udah jangan bertengkar lagi,” ucap Karina, emosinya mulai hadir. “Kamu diam dulu, Sayang. Biar saya yang menyelesaikan laki-laki k*****t ini!” kata Reyhan tegas. “Tidak perlu, saya akan pergi sekarang juga. Maaf, jika kedatangan saya kali ini mengusik kebahagiaan kalian berdua,” ucap Zaki. “Ya, benar sekali. Sangat mengusik!” Reyhan tetap kasar. Zaki pun tersenyum sekilas kepada Karina lalu mengucapkan salam, melenggang tanpa sepatah kata apapun lagi. Melihat laki-laki yang menurutnya sangat baik itu pergi begitu saja setelah bertengkar dengan suaminya, Karina pun tak segan-segan protes pada Reyhan. “Lagian kamu kenapa, sih? Kok bisa-bisanya bertengkar sama Kak Zaki, padahal udah jelas-jelas dia baik banget orangnya,” protes Ka

