Delana masuk kedalam rumahnya di iringi dengan seorang pria paruh bawa yang memakai kacamata. Delana berbincang-bincang dengan lelaki tersebut sembari menuju rumahnya. Dalton yang kini sedang terbaring di kamarnya sambil memainkan joystick nya terkejut mendengar ketukan pintu kamarnya. `tok..tok..tok… “De! Dalton!” `Tok..tok..tok.. “Iya!” teriak Dalton dari dalam kamar. Tak lama pintu terbuka, dan menampilkan Dalton yang memakai kaos singlet oblong warna hitam dan celana pendek warna hitam, dengan rambut yang acak-acakan. Delana mengerutkan dahinya. “Kamu belum mandi?” “Belom” jawab Dalton enteng. “ya ampun Dalton! ini udah jam sepuluh!” “Ya emang kenapa kak? Libur juga kok. Udah ah!” Dalton bergerak untuk menutup pintu kamarnya. Namun segera Delana menghadang hal tersebut. “Eh! M

