Sepasang mata tengah menatap sebuah meja yang terdiri dari tiga orang yang berada disana. Sepasang mata itu menatap tajam pada seorang gadis yang sedang bercengkrama akrab dengan seorang laki-laki yang cukup popular di sekolahnya, namun tidak melebihi ke populeran dirinya sendiri menurut nya. Dalton tak bisa mengalihkan pandangannya dari Ran yang tengah bercengkrama dengan Baim di kantin. Apalagi ia melihat jelas adegan bagaimana Baim dan Ran saling tatap-tatapan, lalu Baim mengelap sudut bibir Ran dengan Tisu. ‘Dasar Selera rendah! Lo cewek satu-satunya yang gua cium. Seharusnya lo seneng, bahagia bahkan bangga karena lo udah berhasil merasakan bibir gua! bukannya malah marah dan sok jual mahal. Sedangkan sekarang, si ketos caper itu Cuma ngelapin kotoran di bibir lo aja sampe terpaku g

