Ran menarik nafasnya saat memasuki area sekolah. entah apa yang harus ia lakukan hari ini, apa yang akan Dalton perintahkan padanya, Ran harap Dalton tidak se mena-mena padanya. Baru saja ia akan melangkah memasuki lorong sekolah, namun suara Dalton sudah lebih dulu menyapanya. “Hei Udik!” panggil Dalton. Ran sontak menghentikan langkahnya. Tanpa basa basi Dalton langsung mengalungkan tas nya pada Ran membuat Ran terkejut. “Bawain Tas Gua!” ujar Dalton dengan seenaknya dan berjalan mendahului Ran. Ran membuang kasar nafasnya. ‘Ya Allah semoga aku kuat menghadapi bocah edan satu ini’gerutunya dalam Hati. Ran dan Dalton memasuki kelas secara bersamaan. Tita yang sudah di dalam mengerutkan keningnya saat menlihat Ran berjalan di belakang Dalton dan yang lebih mengherankan untuk Tita, Ran

