18. Terbayang

2366 Kata

Tak jauh berbeda dengan Ardan. Ran pun kini sedang terbaring di Gazebo belakang. Ia berbaring disana setelah selesai belajar karena sebentar lagi adalah ujian semester awal. Ia ingin mengistirahatkan dirinya sebantar. Ran memejamkan matanya sesaat. Namun bayangannya berciuman dengan Dalton berputar di otaknya. Ia mengingat bagaimana Dalton melumat bibirnya dengan lembut namun begitu dalam. Tak sadar ia menelan saliva nya sendiri. “Loh! Kenapa sih aku! kok malah di pikirin! Aiiii..ojo m***m to!” kesalnya. “Halo sayang..udah belajarnya?” Ratna datang dengan membawa nampan berisi makanan. “Belum bu sebentar lagi. ibu bawa apa?” “ini ibu bikin bubur sumsum. Sama keripik sukun, buat kamu nyemil sambil belajar, biar semangat” “Waaahh… makasih bu..aku juga sedikit lapar” “Apa mau ibu ambili

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN