“Ran!” panggil Delana. Ran yang akan menuju kantin pun menoleh. “Kak Delana?” Ran melihat Delana dengan tersenyum. Delana menghampiri Ran dan memeluk Ran dengan Erat. “Ya ampun ternyata aku sekangen ini loh sama kamu Ran” ujar Delana. Ran tersenyum. “Apa kabar kak?” “Baik sayang. Kamu apa kabar?” “Baik Kak… Loh.. Mas Ardan?” Ran terkejut melihat Ardan yang datang. “Hai, kamu udah istirahat?” tanya Ardan. “Ini mau istirahat. Tapi, kok Mas Ardan ada disini?” tanya Ran heran. “Kalian berdua saling kenal?” kini Delana yang heran. “Del, Ai ini sepupu aku. anak dari Kakaknya mama” ujar Ardan. Sontak Delana membelalakan matanya dan menutup mulutnya dengan ke dua tangan. “Hah!? Ya ampun..kamu sepupu Ardan? Ya tuhan..sempit banget dunia” ujar Delana. “Terus Mas Ardan sama Kak Delana juga

