Jay sontak mendonggakkan wajahnya ketika teringat dengan sesuatu, ia pun segera mengambil ponselnya lalu mendial nomor seseorang. “Halo Pak, selamat siang.” jawab orang dari seberang sana setelah menjawab panggilannya. “Iya, halo. Saya mau tanya, apa Ardy sudah keluar dari perusahaan setelah saya pergi tadi?” tanya Jay pada sang resepsionis yang bekerja di perusahaan Papanya. “Sudah Pak, beberapa menit yang lalu. Memangnya ada apa ya Pak?” “Ngga, ngga apa-apa. Ya udah makasih ya,” “Baik Pak, sama-sama.” Jay memutuskan sambungannya lalu menimang-nimang ponselnya. 'Awas saja kamu Ardy, tidak akan saya biarkan kamu menganggu keluarga saya lagi.” Ceklek. Pintu ruang UGD terbuka dan tampak Dokter wanita paruh baya keluar dari sana. Jay sontak berdiri dan dengan cepat menghampiri Dokter te

