70 | Saran Teman

3167 Kata

Retha duduk di balkon kamar Rika malam itu. Cuaca sedang tidak bagus, karena saat itu gerimis. Setelah hujan lebat mengguyur kota Jakarta, sore tadi, langit seakan belum mau diam. Bahkan, untuk kemari pun, Retha harus membangunkan sopirnya yang tadi tidur, agar mau mengantar, karena dia mau menginap di sini. Padahal biasanya, dia kemana-mana naik motor. Artha sudah tidur juga, pasti ngamuk kalau di ganggu. Retha mendecak, menoleh pada Rika yang sibuk membuka-buka halaman majalah, "Rika, coba dong lo chat atau telpon Karrel. Nggak di bales...." ucap Retha menunjukkan layar ponsel ke arah Rika yang melihatnya. "Udah gue chat dari tadi. Sama aja nggak di bales juga," balas Rika balik membaca majalah wanita. "Dia di rumah nggak sih? Atau gue ke sana aja ya? Ck, tapi malu," gerutunya sambi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN