72 | Sakit

2304 Kata

Karrel duduk di pinggiran lapangan SMA Ghaveria bersama Gasta dan yang lain. Cowok itu bertelanjang d**a sekarang, karena baru selesai tanding tadi. Namun tiba-tiba, dia meringis kecil memegangi pergelangan kakinya, karena sempat jatuh berkali-kali tadi saat bertanding. Tapi Karrel selalu menolak, mengatakan tidak apa-apa ketika coach berniat menggantikannya dengan pemain cadangan. Ini turnamen terakhirnya sebelum dia lengser dari posisi kapten. Mau tidak mau, Karrel harus fokus agar menang di turnamen kali ini. Tidak hanya pergelangan kakinya saja yang nyeri sekarang, kepalanya pun ikut berdenyut sakit, merasa tidak enak badan sejak pagi tadi. Entah kenapa, hawanya begitu menggigil, padahal cuaca lagi bagus-bagusnya. Sebenarnya Karrel sadar, alasan kenapa dia seperti ini. Apalagi kal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN