Mereka kini telah berada di dalam kamar, Arga memaksa Elia agar ikut bersama diri nya, dan kini Elia tengah melihat Arga sedang berganti pakaian, bahkan berganti pakaian saja meminta Elia agar menemani nya, sungguh bukan seperti seorang Arga Himawan. “El kemarilah.” Arga memanggil Elia agar lebih dekat dengan nya, karena Arga ingin memberikan kotak beludru itu sekarang untuk Elia. “Ada apa Arga?” Tanya Elia ketika sudah berada di depan Arga. “Tutup mata mu El.” Perintah Arga. “Tapi mengapa aku harus menutup mata ku Arga, apa kau ingin macam macam pada ku hmm?” Elia mencurigai apa yang akan Arga lakukan ke pada nya. “Tidak, aku tidak akan berani macam macam padamu El” “Tutup mata mu dan jangan mengintip.” Intruksi Arga. “Hmm baiklah.” Ucap Elia kemudian menutup kedua bola mata nya,

