Bab Lima Sembilan

1023 Kata

Seminggu sebelum terjadi nya bom bunuh diri di kawasan mansion Arga. “Ku mohon jangan sakiti keluarga ku Tuan.” Mohon seorang pria yang tangan dan kaki nya terikat, kondisi nya sudah sangat kacau, banyak bekas luka dan darah di tubuh nya. “Ini adalah balasan ku, karena kau sudah membuat kerugian besar di perusaahan ku!” Seorang pria berdiri tegak dengan tersenyum miring, tangan nya memegang sepuntung rokok, menghisap nya sangat dalam lalu menghembuskan nya, meninggalkan kepulan asap rokok di ruangan yang temaram ini. “Tapi itu bukan salah ku Tuan.” Pria itu masih berusaha mengelak atas perbuatan nya. “Hahaaa. . Apa kau pikir, kau bisa membodohi ku?!” Pria dengan setelan tuxedo yang sudah berantakan itu membuang rokok yang ia pegang lalu menginjak nya menggunakan sepatu kulit mahal nya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN