“Ting.” Suara denting ponsel Elia. “Pakaian mu terlihat seperti seorang jalang.” Tulis pesan dari unknown number. Kening Elia berkerut saat membaca pesan itu, siapa yang telah mengirimi nya pesan seperti ini pada nya. “Ada apa El?” Tanya Arga yang duduk di sebelah Elia dengan selidik. “Tidak ada Arga, Sarah mengirimi ku pesan.” Jawab Elia dengan berbohong, ia tidak ingin Arga khawatir dengan ini. “Baiklah.” Arga sebenarnya tahu jika Elia sedang membohongi dirinya, tapi ia berpura pura percaya saja, Arga akan menyelidiki nya sendiri. Kini mereka tengah berada di kursi penumpang mobil mewah milik Arga, mereka sedang dalam perjalanan pulang menuju penthouse, setelah selesai menghadiri acara anniversary perusahaan Leon. Elia merasa bersalah karena telah membohongi Arga. “Arga aku mengan

