Hanna sangat terkejut saat mendengar jika Elia jatuh pingsan, Arga tadi menghubungi nya dengan nada yang sangat khawatir. Tubuh Hanna terasa lemas, namun tangan kekar Albert langsung memeluk isteri tercinta nya. Mereka lalu berjalan menuju kamar Elia, dengan langkah tergesa gesa dan perasaan khawatir, takut jika terjadi apa apa dengan sang putri nya. “Bagaimana bisa Elia pingsan Arga, apa yang sebenarnya terjadi.” Tanya Hanna, begitu memasuki kamar Elia, ia melihat putrinya yang terbaring lemah di atas ranjang dengan wajah yang pucat. “Sejak pagi tadi ia terus saja muntah, dan ia juga tidak memasukan makanan ke dalam mulut nya, lalu tadi ia memakan masakan mu, namun ia memuntahkan nya kembali. Dia berkata hanya kelelahan saja, namun aku pikir tidak.” Jelas Arga dengan memberi ruang kepad

