BAB 74

1283 Kata

Semua tentang takdir, tidak pernah ada yang tahu. *** "Jadi, Ven, kamu sudah ketemu sama 'orang yang tepat' itu?" Venita yang ditanyai oleh Brian seketika melirik Ravi sebentar, lalu tersenyum meringis. Datang-datang Brian malah bertanya hal demikian, membuat Venita tengsin saja. "Sebenarnya, kita bukan pasangan," tukas Ravi. Paham ke mana arah pembicaraan Brian. Semua orang di meja seketika terdiam. Kira melirik Venita yang kini memasang wajah getir. Sementara Brian tampak mengerutkan alis mendengar perkataan Ravi. "Yah, kita cuma teman," ucap Venita kemudian dengan seulas senyum tipis. "Kami cukup dekat sewaktu aku tinggal di Malang. Kita tetangga. Dan, wajar orang-orang selalu salah paham. Kita sama-sama sendiri sejak lama." Meskipun Venita berkata demikian, siapa pun tahu, arti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN