"Ayah ngerestuin aku sama Brian, kan?" Pertanyaan yang sama telah terlontar lebih dari sepuluh kali. Tapi, tidak ada jawaban pasti dari Dirga. Meski mendengar, pria itu sama sekali tidak menghiraukannya, membuat Kira diterkam rasa penasaran yang membunuh. Kira duduk di sudut ranjang, memperhatikan gerak-gerik ayahnya yang menyimpan tas di sudut kamar lalu menuangkan segelas air yang kemudian dia simpan di nakas tepat di samping tempat tidur. Tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut lelaki itu, sejak tadi, meski Kira terus berceloteh bertanya tentang kejelasan atas apa yang dia ucapkan di rumah sakit pada Brian. Kira jadi kesal sendiri. "Kamu harus istirahat total. Ayah akan memantau kamu setiap saat, paham?" Alih-alih menjawab tanya yang terus bergelayut di benak Kira, Dirga

