"Menikahlah denganku." "Sepertinya aku kurang istirahat hingga pendengaranku bermasalah sekarang," Ariana berbalik lalu menarik selimutnya kembali memunggungi Geo. "Perlu kuulangi? Menikahlah denganku, Karessa," ucap Geo tanpa beban. Seolah ia baru saja megajak Ariana untuk pergi ke suatu tempat, namun mengandung tuntutan dari nadanya. "Sepertinya aku sudah gila, atau kau benar-benar sudah gila, Geo?" Alis Geo terangkat. "Aku suka kau menyebut nama depanku," sudut bibirnya tertarik membentuk senyum samar. "Aku tidak ingin memanggilmu 'Roussel' lagi, karena itu nama belakang Kakekmu!" "Sepertinya kau dendam pada Kakek, ya?" Geo terkekeh, "kau wanita kedua yang tidak suka dengan Kakek." Ariana tidak membalas perkataan Geo dan itu membuat suasana hening beberapa saat. Ariana juga tidak

