66. Disalahpahami

1341 Kata

Chandra mengangkat tangan, menangkup pipi Naina yang hangat dengan lembut. Dahinya menempel pada dahi istrinya, menciptakan ruang intim di antara ketegangan yang menguar. "Itu masa lalu, Naina. Dia bahkan sudah bersuami dan memiliki anak, begitu juga dengan saya yang sudah punya kamu," ujarnya dengan suara rendah dan dalam. "Tapi Mas mencintainya kan?" desis Naina, suaranya bergetar. "Tidak peduli dengan perasaan itu, karena saya tidak mau menyakiti hati lain yang bersama saya saat ini," jawab Chandra, matanya tak lepas dari sorot mata Naina yang berkabut. "Tapi mas menyakiti Bu Vina." "Naina, itu satu hal yang berbeda ...," balas Chandra mencoba mencari kata-kata yang tepat di antara gejolak emosi yang dia rasakan. Naina menggeleng pelan. Jika Chandra bisa menduakan Davina, sudah p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN