Artemisia pov... Aku menatap penasaran Rahel yang tiba-tiba datang menemuiku tanpa pemberitahuan sebelumnya. Melihat wajahnya yang kesal sepertinya aku tau kalau ada sesuatu yang ingin ia sampaikan padaku. Aku mengambil cangkir teh dan mulai meminumnya tenang. “Jadi Rahel, ada apa?” tanyaku padanya. Artemisia yang asli sangat menyayangi Rahel dibanding sepupunya yang lain. Jadi aku pun harus berpura-pura seperti itu meski sebenarnya tidak ingin memiliki hubungan lagi dengannya. Bagaimanapun dia adalah pembunuhku. “Sebenarnya aku mendengar rumor yang buruk kakak.” Aku meletakan cangkir tehku. Sepertinya aku tau apa yang akan di bahasnya. “Kak Ryshand selingkuh.” Sesuai dugaanku. “Rahel kamu tau kan, aku sangat mempercayaimu. Pasti kamu sudah dengar kalau Om Bima sama tante Melati p

