Ryhsand pov... Meski hubunganku dan Sia membaik, tapi hubunganku dengan keluarga Sia sama sekali tidak ada kemajuan. Mereka semua membenciku. Terlebih ketika Sia mulai memihakku. Kebenvian mereka terhadapku semakin terang-terangan. Sebenarnya aku juga tidak peduli dengan mereka. Yang terpenting, buatku adalah kebahagiaan Sia. Selama Sia bahagia. Maka aku juga akan bahagia. Akan tetapi keluarga Sia sama sekali tidak ingin membiarkan aku dan Sia untuk tenang. Mereka selalu mencoba untuk memfitnahku. Untungnya, Sia mempercayaiku. Aku tidak tau jika rasanya sebahagia ini hanya karena Sia mempercayaiku dan membelaku. Meski aku bahagia karena itu, tapi hubunganku sebagai suami juga tidak mengalami kemajuan dengan Sia. Kami tidur di kamar terpisah lagi. Sebenarnya aku ingin tidur di kamar yang

