Aku tidak mau menjadi temanmu

1254 Kata

Keenan kini terlihat meringis menahan rasa panas yang menjalar di kepala saat tiba-tiba Freya meluapkan amarah karena perbuatannya. Bahkan ia sama sekali tidak pernah berpikir jika Freya adalah seorang wanita bar-bar karena menganggap Freya adalah wanita penyayang yang lembut. Masih dengan kepala menunduk dan mengikuti pergerakan dari sosok wanita yang sibuk meluapkan amarah, Keenan kini mencoba untuk bernegosiasi. Tentu saja agar Freya melepaskan kuasanya yang benar-benar menyiksa. "Freya, maafkan aku, tapi jangan menarik rambutku. Bisa-bisa nanti rambutku rontok dan botak. Rasanya sangat panas ini!" ujar Keenan yang masih meringis menahan rasa panas di kepalanya. Sementara itu, mendengar suara permohonan dari Keenan yang terdengar sangat memelas, pada akhirnya memilih untuk melepaska

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN