Keenan yang masih berdiri mematung di tempatnya saat melihat sosok wanita yang ingin dilamarnya ternyata adalah kekasih dari pria yang tadi membuatnya merasa sangat ilfil beberapa saat yang lalu. Jantungnya berdetak sangat kencang seperti hendak keluar saat tidak bisa menerima kenyataan di depan mata. Kenyataan yang sama sekali tidak pernah terlintas di pikirannya, bahwa wanita yang diincarnya ternyata memiliki seorang kekasih tanpa sepengetahuannya. Ingin sekali ia meluapkan emosi saat itu juga, tetapi yang terjadi hanyalah mengepalkan kedua tangan dengan wajah memerah begitu melihat Freya terlihat bahagia berada di depan pria tersebut. Antara kesal, marah, terkhianati, semuanya menjadi satu dan aliran darahnya seperti mengalir sangat cepat saat hanya amarah yang membuncah dalam setiap

