"Tumben ngajak kita ngumpul?" Tanya Agus. "Biasanya penganten baru itu lagi anget-angetnya. Maunya berduaan terus, nggak mau kepisah, kayak lem Korea." Agus terkekeh. Arka berdecak, "Baweelll... " "Lah, dia sewot. " Arka, Agus dan Rangga berada di cafe tempat mereka sering nongkrong dulu. "Kenapa, berantem sama bini? " Tanya Rangga. "Enggak." "Lah terus? Kenapa mukanya asem gitu?" "Laura hamil." "Waaahhh... Selamat, bro. Bentar lagi jadi bapak, nih." Agus dan Rangga senang mendengar kabar bahagia sahabatnya. "Tapi kenapa tampang kamu sedih?" Agus heran sendiri melihat Arka yang seharusnya bahagia dengan kehamilan istrinya. "Laura muntah-muntah terus, nggak mau makan, badannya lemes, wajahnya pucat. Aku nggak tega lihatnya... " "Itu sudah biasa. Namanya juga orang hamil.
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


