Bab. 18 - Kotak Kado

1714 Kata

Jangan tanyakan kenapa aku peduli Jangan risaukan kenapa aku lebih mengerti Karena tanpa kamu sadari Ada yang menyelipkan namamu dalam hatiku menjadi berarti - Juna - *** Ponsel Dira berdering, ada panggilan masuk dari Juna. Gadis itu mengurut kening sejenak, kemudian mengangkatnya. "Kamu menghubungiku barusan?" "Nggak sengaja, kepencet." Dira beralasan. "Ah gitu... kamu di kantor?" "Hmm..." "Sudah makan siang?" "Belum." "Oke. Aku ke sana sekarang." Dira terkesiap kaget. "Mau ngapain?!" "Jemput kamu. Kita makan siang sama-sama. Kebetulan aku juga lagi lapar. Wait." "Tapi-" Belum sempat menyela, panggilan telepon sudah lebih dilu diakhiri dari sana. Dira hanya bisa menghela napas dan membereskan meja kerja. Juna memang berbeda. Tak ada penawaran, tak ada pertanyaan pili

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN