Kupikir perasaan kamu ibarat madu yang begitu manis dan mengobati untukku Nyatanya, sama seperti racun yang siap membunuhku kapan saja Bodohnya, aku pernah begitu lama terlena dan terus meneguknya dalam kehausan - Dira - *** "Ada apa, Bos?" Alfa baru datang setelah dihubungi Juna untuk segera datang ke rumah. Juna menatapnya tegas, tanpa berkata sepatah kata pun. Dari pandangan matanya saja sudah bisa dipastikan ia menuntut sebuah penjelasan beserta kejujuran dari orang kepercayaannya ini. Terlebih, Alfa adalah sahabat baiknya juga. "Ada masalah serius?" Alfa mulai tak nyaman dengan cara Juna melihat padanya sedemikian rupa. Seakan ada yang perlu dikoresi darinya. "Katakan dengan benar. Atau gue cari tau sendiri. Biasanya lo cuma butuh waktu beberapa hari buat nyelesein tugas d

