Bab 23

1199 Kata

Plak Kinar memejamkan matanya sesaat, setelah tamparan yang cukup keras itu mengenai pipi kirinya secara tiba-tiba. "Dulu Revan dan sekarang Malven! Kamu sepertinya memang suka bermain-main dengan Putra Alvito! Saya tidak akan memaafkan kamu jika sampai putra saya kenapa-kenapa!" bentakan seorang wanita yang berumur sekitar empat puluh tahun memenuhi koridor di depan ruang UGD. "Entah seperti apa orangtuamu mendidik kamu!" hardik wanita itu pada Kinar. "TANTE!" bentak Revan saat Alice, Ibunya Malven itu mengangkat tangannya lagi. Revan maju dan menyembunyikan Kinar di balik punggungnya. "Revan akan lupa kita satu keluarga, kalau Tante berani nyakitin dia." Alice terdiam. Tentu saja ia tahu bagaimana kelakuan dan kenekatan putra Kakak mendiang suaminya itu. Revan berbalik, menghadap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN