"Kirim dua orang bodyguard sama satu pelayan cewek ke rumah sakit Cahaya sekarang." Dan setelah itu, Malven langsung memutuskan sambungan teleponnya secara sepihak tanpa menunggu jawaban dari sang lawan bicara. Malven kembali menatap Kinar yang baru saja tertidur, hanya saat gadis itu tidur, Malven bisa melihat wajah tanpa bebannya. Lihat saja, Malven akan membuat perhitungan yang setimpal pada Revan dan juga Ghea atas apa yang mereka lakukan pada Kinarnya. Malven belum menghubungi orang tua atau pun teman-teman Kinar. Malven tau Kinar tidak akan siap menghadapi mereka sekarang dan Malven tidak ingin membuat gadis itu tertekan lebih dari ini lagi. "Harusnya gue nggak dateng terlambat. Tapi hari, gue akan bales semua penderitaan yang lo rasain, Nar. Tapi sebelum itu, biar gue buktiin sat
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


