"Kinar kenapa, Bun?" tanya seorang anak laki-laki yang baru saja memasuki rumah keluarga Afran. Terlihat jelas kekhawatiran dari raut wajah cowok itu. Dia adalah Prasetya Kusuma Rakanda, Raka, sepupu Kinar yang lebih tua empat tahun dari Kinar. Raka adalah mahasiswa di LA dan sekarang ia sedang liburan, baru saja ia sampai di bandaran. Tantenya yang sering ia panggil Bunda, menghubunginya dan memberitahu kalau Kinar, Adik kesayangannya itu tidak mau keluar dari kamar dari pulang sekolah. Aira menceritakan semua yang terjadi, secara rinci. Afran yang sedang duduk di sebelah istrinya itu pun juga cemas karena putrinya pulang dalam keadaan menangis dan setelah itu mengunci diri di kamar. Afran bahkan rela membatalkan jadwal meetingnya di Jepang karena tidak ingin meninggalkan Kinar. Cukup

