Lena senang, sih, menginap berhari-hari di rumah lama. Kangennya kepada para abang terobati. Namun, Pak Wili sibuknya melebihi saat hari-hari kerjanya sebagai tenaga pendidik. Belum lagi kalau malam sibuk menyiapkan materi untuk aplikasi edunya itu. Kadang menemani Lena hingga terlelap dulu, sedangkan Pak Wili lanjut dengan pekerjaan, yang bisa juga mendatangi Bang Genta setelahnya. Lena tahu karena pada saat dia terbangun tengah malam, sisi ranjangnya kosong. Begitu keluar kamar, rupanya Pak Wili di ruang tengah bersama Bang Genta dengan laptop menyala. Tidak ada capeknya kali, ya? Tapi, kan, Pak Wili masih manusia. Lena saja yang lihat capek, lho. Dia lalu meminta agar Pak Wili ikut tidur, sampai Lena peluk supaya tidak ke mana-mana. Bukannya apa, tetapi Pak Wili perlu istirahat, Lena

