"Ni, kamu pagi terus, ya, kalau bangun?" Nuni menoleh. Oh, kakaknya. "Iya, Kak. Kan, aku harus bikin bekal. Habis gitu aku nggak suka kalau bekalnya nggak dineko-neko. Nggak selera makan nanti." Kak Zarin terkekeh. "Kayak anak kecil aja kamu." Agaknya, Nuni tertegun. "Memangnya kalau bekal dibuat bento karakter gini kayak anak-anak, ya?" Kak Zarin mengerjap. "Lho, iya, kan? Seperti untuk anak TK. Lagi pula kenapa nggak makan di kantin kantor aja? Menunya kurang enak, ya?" Nuni menghela napas. "Aku lebih suka makanan dapet bikin sendiri." "Iya, sih ... dari dulu, kan, kamu agak rewel sama makanan, ya, Ni? Nggak bisa sembarang makan." Nuni mengulum senyum. Bukan karena tidak bisa sembarang makan, tetapi memang Nuni agak kurang srek dengan makanan yang dimasak tanpa dirinya melihat

