Karma POV Author Mata Mama dan Mella menghujam ke arah Isrina. Mengancam dan menekan. Berharap Isrina lemah dan goyah. Isrina tersenyum menatap ke arah Sagara, yang tampak tegang. " Mama, Mas Sagara sudah dewasa dia tidak bisa ditekan oleh siapapun, termasuk oleh diriku. Keputusannya jelas, tidak mau menikahi Venia." Suara Isrina terdengar sangat tenang. Wajahnya tetap hangat dengan binar mata yang menyimpan ketulusan. Mama dan Mella sepertinya selalu salah menilai tentang Isrina. "Apa katamu, Rin?" tanya Mama ketus. "Mas Sagara tidak akan menikahi, Venia. Tidak akan pernah." "Apa?" Mama, mendekati Isrina mencengkram tangan menantu yang tidak begitu diterimanya kuat-kuat. " Tidak bisa, Isrina. Paksa Sagaramu menikahi Venia.Undangan sudah disebar, mau ditaruh dimana kehor

