Pertarungan Dimulai

1115 Kata

Famella Damayanti Rahman, merapikan anak rambutnya yang terurai tidak jelas. Entah berapa lama, sudah dia terpaku menatap kehadiran Venia. Perempuan dengan dandanan modis dan tampak elegan, turun dari mobil fortuner hitamnya dengan anggun. Kakinya, melangkah dengan penuh percaya diri di halaman rumah Mama yang luas. Perempuan yang dia, pikir akan menjafi adik ipar yang manis berubah menjadi calon madu yang menyebalkan. Kecantikannya, yang nyaris sempurna tak jarang membuat dirinya merasa tersisihkan. Apalagi Ardi mulai banyak tingkah dan mulai genit kepada Venia. Perkawinan menghitung hari, undangan sudah disebar. Persetan dengan nama Sagara yang tergores diatas kartu undangan, faktanya Ardilah yang akan duduk dipelaminan dan mengucapkan ijab kabul. Ada rasa nyeri yang teramat sang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN