“Kamu ngapain di sini?” tanya Rafael heran melihat kedatangan Rita di kamar hotel yang disewa Albany. “Emh … itu … aku lagi ada janji, dan aku … aku … dapat info kalau kamu di sini. Iya, aku dapat info kalau kamu sedang di sini.” Wajah Rita memucat, takut salah menjawab. Ternyata benar apa yang dikatakan Albany, pikir Rafael. Dia bertemu dengan Rita di loby hotel. “Kamu sendiri, ngapain nginap di hotel?” selidik Rita dan menyimpan tas tangannya di meja. “Aku … aku mau buat kejutan untuk kamu. tadinya, sebentar lagi aku mau nelpon kamu ngajakin ke sini,” jawab Rafael. Namun, sesaat kemudian ketukan di pintu membuyarkan keduanya. “Room service mungkin,” ucap Rafael mengedikan bahunya. Rita menoleh ke arah pintu lalu melangkah untuk membukanya. Matanya membulat sempurna saat mel

