Bab 44

1857 Kata

“Assalamualaikum, Pak.” Albany mengucap salam ketika melihat orang yang ingin ditemuinya. Pak Hasan sedang asik memberi makan ayam di halam belakang yang menyambung dengan perkebunan, hanya saja diberi pembatas pagar yang terbuat dari ram kawat. “Waalaikumsalam,” jawab Pak Hasan seraya menoleh pada orang yang menyapanya. “Eh, Nak Al. Ada apa pagi-pagi ke sini?” ujarnya masih menaburkan potongan beras pada ayam-ayam yang mengerubutinya. “Ayo duduk sini,” ajak lelaki sepuh itu seraya melangkah menuju bale-bale tempatnya beristirahat sambil melihat riuh ayam dan kolam ikan. “Bu … tolong buatkan kopi buat Bapak sama Al, ya!” teriaknya dengan suaranya yang khas. Lembut menenangkan. “Tidak usah repot-repot, Pak. Saya sebentar lagi mau ke kebun,” ujar Albany yang sudah duduk di sebelah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN