Pantai

1877 Kata

[Biarkan aku mengenalmu lebih dulu.] Akasa membaca tulisan itu dengan gamang. Baru tahu kalau ternyata wanita itu serepot ini. Menggeletakkan ponselnya dan memilih untuk menyusul Love. Dia akan sejenak meninggalkan dunianya. *** Jalu melihat Kusuma dari kejauhan. Segera mendekat dan membuka ke dua tangannya, siap menerima pelukan hangat dari kekasihnya. “Ada apa?” tanya Jalu. Heran dengan manja yang tiba-tiba ada. Sudah lama tak dia rasakan yang seperti ini, dan cukup senang karena Kusuma seolah kembali dari tidur yang sangat panjang. “Aku merindukanmu.” “Aku tidak pernah pergi.” Kusuma mendongak, “aku mau berlibur.” “Ke mana?” “Entah.” memeluk Jalu lagi. Tak peduli dengan ramai yang ada di sekitarnya. Bahkan semakin erat, tak ingin melepaskan Jalu walau hanya sebentar saja. Jalu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN