Seminar pun selesai, semua pembicara turun dan beberapa penyair pun satu per satu mulai meninggalkan kursinya. Begitu juga dengan Akasa dan juga Love. Love berjalan dengan menggandeng lengan Akasa, dan Akasa hanya membiarkannya, tahu kalau semua perlakuan ini hanya sebagian amarah yang masih tertinggal saja. Lintang yang mengekor dari belakang hanya bisa menatap dua sejoli dari jarak yang tak bisa dibilang dekat atau bahkan jauh. Banyak pertanyaan seolah berputar, bagaimana mungkin janji yang begitu manis seolah seperti angin lalu saja saat ini. Sepasang sempurna yang masuk ke mobil dan meninggalkannya sendirian, membuat Lintang mencari taksi dan memilih untuk mengikutinya, dia yakin ada yang tidak beres di antara semua ini. Dia harus bertemu dan mengajaknya berbicara, apa maunya semua i

