Sebuah Penghinaan

1129 Kata

Malam semakin larut, hawa dingin mulai merasuk ke dalam ruangan. Kini hanya tinggal Farhan dan Amelia, sementara Annisa sudah berpamitan pulang. Amelia dan Farhan masih menunggu di luar ruangan.  Tidak ada pembicaraan sedikit pun dari keduanya, yang ada hanya rasa canggung satu sama lain. Amelia mulai mengusap-ngusap tangannya yang mulai terasa dingin, kebetulan dia tidak memakai jaket karena terburu-buru pergi ke rumah sakit . Farhan mulai melirik ke arah Amelia, lantas ia membuka jaketnya dan menyodorkannya ke Arah istrinya itu yang tepat duduk di sampingnya. "Pakailah!" "Tidak usah." Amelia menepisnya dengan perlahan. "Pakai!" "Tidak Farhan." Tanpa basa-basi lagi Farhan menutupi tubuh Amelia dengan jaketnya dari belakang. Amelia merasa melayang dengan perlakuan yang begitu pe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN