Setelah dua hari lamanya Galen menetap di ruang ICU, kini keadaannya berangsur membaik dan dapat dipindahkan ke ruang rawat. Dua kakak Galen dan tentunya Jehan merasa lega karena Galen perlahan bisa pulih. Akhirnya pikiran buruk akan kehilangan adiknya itu tak benar-benar terjadi. Kini hari semakin larut, ruang rawat ini terlihat sepi karena dua orang yang ada didalamnya tengah tertidur pulas. Galen, tengah tidur di ranjang rumah sakit, masih dengan infus yang melekat ditangannya. Serta Jehan yang sedang menjaganya hingga tak sengaja tertidur tepat di hadapan Galen. Ya, gadis itu tertidur sambil duduk di kursi kecil dan meletakkan kepalanya di ranjang yang sama dengan Galen. Galen tiba-tiba menggerakkan tangannya dan perlahan membuka mata. Matanya terasa sepat, entah sejak kapan ia ter

