"Ibu, aku dan kakak ingin bermain ke luar kediaman lagi bersama Kak Li An." Xi Juan mengelus puncak kepala Yuki yang menatapnya berbinar polos. "Hati-hati ya di luarnya. Jangan sampai terpisah dari Kak Li An." Yuki mengangguk semangat. Dengan secepat kilat gadis kecil itu mengecup pipi Xi Juan dan berlari girang. Wanita yang melihat tingkah menggemaskan Yuki hanya bisa tersenyum. "Eh, kenapa kau berjongkok? Kau sakit perut?" Kaisar Zhen tiba-tiba saja datang dan menanyainya dengan khawatir. Bahkan pria itu langsung mengangkat Xi Juan ke dalam gendongannya. Xi Juan terkekeh geli. Dielusnya d**a bidang Kaisar Zhen dengan lembut. "Aku tidak sakit perut sama sekali, Zen. Aku berjongkok tadi karena berbicara dengan Yuki." Baru lah Pangeran Zhen merasa lega dengan jawaban istrinya itu. "Kau

