Khalisa menghela nafas berat, ketika melihat siapa yang membuka pintu kamarnya. “Ada apa lagi, Mas?" Tanya Khalisa. Arsen membawa langkahnya masuk ke dalam kamar istrinya, dia tidak memberikan jawaban atas pertanyaan Khalis. Dia mendekat ke arah ranjang dan tiba-tiba saja menjatuhkan tubuhnya di atas ranjang tanpa basa-basi terlebih dulu dan tanpa memperdulikan Khalisa yang terheran-heran dengan tingkahnya. “Mau sampai kapan kamu menatapku?" Ucap Arsen tanpa membuka matanya. Khalisa menggeleng kecil. “Mas Arsen mau tidur di kamar ini?" “Kamu istriku dan aku berhak untuk berada di kamar yang sama denganmu." Khalis manggut-manggut, memang tidak ada larangan Arsen berada di kamarnya, tapi masalahnya, apakah pria tersebut sudah melupakan ucapannya tadi? kenapa sekarang tiba-tiba

