Bab 18

1367 Kata

“Di mana Khalisa?" Tuan Adnan menerobos masuk ke rumah Arsen. “Khalisa!!" teriak pria tua itu memanggil menantunya. “Tuan Besar mencari Nona Khalisa?" Tuan Adnan menoleh dan menganggukkan kepalanya. “Di mana dia?" Tanya nya sekali lagi. “Nona Khalisa sudah berangkat kerja, Tuan." Pria tersebut menautkan kedua alisnya, bekerja? apakah Arsen tidak meminta Khalisa untuk berhenti bekerja? “Sejak kapan aku punya putra yang bodoh, Khalisa sedang hamil anaknya, kenapa masih di izinkan bekerja." Gumamnya pelan. lalu dia menoleh. “Kalian keluarkan semua stok bahan makanan di ruang penyimpanan, ganti dengan yang baru, isi semua kulkas dengan buah-buahan yang segar." Titahnya. Mbok Marni mengangguk paham, segera meminta bantuan pada maid lainnya untuk melakukan perintah sang Tuan Besar.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN