Bab 19

1337 Kata

Brugh Mendengar suara seperti orang terjatuh, Arsen dan Galen saling bertukar pandang dengan wajah terkejut. Keduanya bangkit dari duduknya dan berjalan menuju pintu keluar. “Khalisa?" Seru Galen, melihat Arsen langsung mengangkat tubuh lemah istrinya. “Gal,siapkan mobil, kita kerumah sakit sekarang" perintahnya pada sang sahabat, yang langsung di turuti oleh Galen. Melangkah dengan tergesa-gesa kelaur perusahaan, membawa tubuh lemah Khalisa masuk kedalam mobil, Galen mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi membelah jalanan kota Jakarta. Sedangkan Arsen masih memperhatikan mata istrinya yang terpejam. Wajah datar dengan tatapan dingin, namun tangannya bergerak memeluk tubuh istrinya begitu erat. “Galen, cepat sialan!!" Serunya. Galen melirik sekilas dari kaca mobilnya. “Sabar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN