“Arsen, apa kamu sudah gila menyebarkan adegan ranjang mu bersama Khalisa ke Media sosial!!" Galen tiba-tiba masuk sembari melemparkan ponselnya kearah Arsen. Arsen yang dalam keadaan kacau, menyengitkan dahinya. “Bicara omong kosong apa kamu ini." Jawabnya, dia mengubah posisinya menjadi duduk, sedikit menggelengkan kepalanya yang terasa pusing akibat banyaknya minum minuman alkohol. Galen mengusap wajahnya karas. “Buka matamu Arsen dan lihatlah." Ujarnya, dia kembali mengambil ponselnya, lalu memperlihatkan sebuah video tersebut pada sahabatnya. Seketika kesadaran Arsen terkumpul, dia merebut ponsel tersebut. “Sialan, siapa yang melakukannya." Ucapnya penuh emosi, sebenci-bencinya dia pada Khalisa, tetapi tidak ada niat untuk menyebarkannya. “Cih, siapa lagi kalau bukan kamu, cum

