Arsen duduk bersandar di sofa Rumah Sakit dalam keadaan kacau. Satu pun tidakidak ada yang bisa dia pertahanan. Semua hancur berantakan, seakan dunia sedang menghukumnya atas apa yang dia lakukan pada Khalisa. Perusahaannya di ujung kebangkrutan, pernikahannya juga di ujung perpisahan dan sekarang Adiknya terbaring di ranjang Rumah Sakit dalam keadaan yang mengenaskan. Alana menjadi korban kekerasan fisik di jalanan, entah apa yang sebenarnya terjadi pada gadis tersebut, ketika dia menemukannya, Alana sudah tidak sadarkan diri. Saat ini tidak ada yang bisa Arsen lakukan, dia hanya diam dalam penyesalan. satu persatu kebenarannya terungkap dan itu bagaikan tamparan keras untuk dirinya. Yang paling menyakitkan, dia sudah meragukan darah dagingnya sendiri, Khalisa mengandung benihny

