"A ... Ami mau ke kamar mandi." rengek Amirah. "Kenapa, mau pipis?" "Pasti perih." Amirah meringis membayangkannya. "Masih terasa sakit, ya?" "Masih ganjel." "Kan, sudah dilepas." "Ih ... masih kerasa. Digerakkan pinggulnya aja susah." Amirah merasa tubuh bagian bawahnya masih kebas. Gumelar jadi merasa kasian. Akibat napsuunya yang sudah tidak terbendung itu, jadi membuat istrinya kepayahan. "Aa bantu, ya." Dia mengenakan pakaian dalamnya. Lalu memangku Amirah ke kamar mandi. Di dudukkan di atas closet duduk yang tertutup. Amirah mengernyit saat diturunkan. Begini rasanya bila sudah dibobol keperawanannya, coba oleh sesuatu yang diluar umumnya. "Ami mau mandi sekalian." ujarnya, sudah benar-benar loyo. Siapa tahu dengan cara mandi, jadi segar lagi. "Mau Aa mandiin?" tawar

