Dua minggu berlalu sejak kejadian pelabrakan itu terjadi ditambah dengan serangan mandiri Sheyla ke kost-kost-annya, artinya sudah dua minggu pula Suara mengisolasi diri dari dunia seru Yogyakarta. Hidup hanya sebatas kampus dan kamar kostan saja, ternyata cukup untuk menguras kantongnya yang sudah kering. Kenapa? Dibanding memilih keluar untuk membeli nasi di warung tegal, dia lebih memilih untuk membeli makanan secara online. Menyelamatkan telinganya dari desas-desus aneh yang mengarah pada dirinya sendiri. Apalagi kalau bukan kasus jelek yang diciptakan oleh gelombang kekuatan Sheyla si Nenek Lampir! Namun, dua hari yang lalu, sepertinya gossip itu tenggelam karena sudah tak ia lihat lagi di beranda i********:. Sudah digantikan dengan keviralan yang baru. Syukurlah. Terlebih lagi Lang

